Tuesday, 9 February 2016

Free Signal EURUSD 10 Pebruari 2016


Free Signal Harian EURUSD 9 Pebruari 2016


Bisa atau tidak, Sahabat

Sahabat,

Mulai meninggalkan kebiasaan yang buruk, menggantikan dengan kebaikan.,

Bukanlah kegagalan yang kita takuti,
ataupun hal yang sia-sia.,

Yang kita takuti ketika kita malas, tidak mencoba, bahkan tidak pernah berusaha meski sudah tau gagal dan sia-sia.,

Sahabat

Sungguh mencapai keberhasilan tidaklah sulit.,
Hanya saja tekanan dalam diri kita yang menghantui,

Melawan suatu keadaan adalah hal yg terasa sulit, berat dan membebani.,

Namun, akan terasa lebih sulit ketika kita terus menerus bertahan dalam satu keadaan.

"bisa atau tidak"

Tuesday, 5 January 2016

Free Signal 5 Januari 2016



Catatan :

Open Posisi Strategis SELL pada ( target area ) Garis Merah
Open Posisi Pending Order Buy Stop Pada Area Garis Hijau

Monday, 4 January 2016

Free Signal EURUSD 4 Januari 2016



Catatan :

Open Posisi Strategis SELL Pada (target area) garis merah
Open Posisi Buy Stop pada area garis hijau

Saturday, 2 January 2016

SUNGKEM CAOS SEMBAH PANGABEKTI | Motivasi dan Inspirasi,


"SUNGKEM CAOS SEMBAH PANGABEKTI"

SAKTI, SUKSES, HEBAT, 'ALIM jangan akui itu semua, jika kita belum mampu ta'at dan bersimpuh sama orang TUA (terutama ibu)

Ingat, di setiap kata, di setiap canda, di setiap tawa, di setiap tingkah, ataupun di setiap langkah, pasti terselip kilaf dan dosa, apa lagi hampir separuh umur kita berkecipung dengan orang tua.

Andai kita mengakui bahwa tiada salah, tiada dosa, suci ibarat embun yang indah ranum di pagi hari,

sama halnya kita menjadi patung, diam membisu, tak melihat, tak mau tau, bukan hanya buta mata, tapi juga buta hati,

karna, kita tidak mau berfikir, kita tidak mau tau, bahwa secuci apapun embun di pucuk daun, jika sudah pada waktunya pasti terjatuh juga, jatuh ke bumi dan menjadi kotor.

MERAIH SUKSES | Motivasi dan Inspirasi


Hikam :

"Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain.

Sebagai mana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan dimuka bumi, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS. Al-Qashash: 77)

"Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari orang mukmin yang lemah." (al-hadist)

Kita diciptakan oleh Allah bukan untuk menjadi pecundang, tapi kita telah disiapkan oleh Allah, berpotensi untuk sukses, Tidak hanya pada ukuran dunia tapi juga untuk ukuran akhirat.

Rasulullah tidak hanya di akhirat tapi didunia juga sukses.
Beliau tidak mau menjadi beban bagi orang lain.
Usia 12 tahun sudah melakukan perjalanan untuk berdagang dan pada usia 25 tahun telah menjadi seorang pemuda yang bermutu akhlaknya dan terpercaya pribadinya.

Rasul merupakan pemuda yang sukses karena, pada saat memberikan mas kawin atau mahar pada Siti Khodijah, Rasul memberikan sebanyak 20 ekor unta muda yang artinya pada saat itu telah menjadi seorang pengusaha kaya raya yang sangat sukses.

Untuk menjadi pribadi yang sukses maka kita Harus "TENANG" Karena Keyakinan akan adanya kekuasaan Allah. Lalu, "TERENCANA" dalam melakukan sesuatu, baru "TAWAKAL" Kemudian "TERAMPIL" dalam berkerja; "TERTIB" dalam kehidupan; "TEKUN" dan "ISTIQAMAH" dalam mengatasi kejemuan "TEGAR" dan sabar dalam menerima musibah dari berbagai macam kejadian; "TAWADHU'" atau rendah hati.

Karena kesombongan merupakan sarana yang paling efektif untuk menjatuhkan martabat kita.

Kesuksesan sejati adalah ketika kita berhasil meyakini semua ini adalah milik Allah, yang membuat kita menjadi tawadhu dan rendah hati, terus-menerus membersihkan hati dan terus meningkatkan kemampuan untuk mempersembahkan yang terbaik,
yang terlihat dari kemuliaan akhlak dan sempurnanya amal dengan hati yang ikhlas.

Insya Allah kita akan mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat. Wallahu a'lam

"met siang & met aktivatas sobat"

Kang Aan

Joe Dinapoli Tahun 1967 | Dinapoli Secret Of ForexSEO,



Joe Dinapoli, seorang trader professional yang yang telah berkecimpung di dunia trading selama lebih dari 40 tahun. Latar belakang pendidikannya adalah jurusan teknik elektro. Meskipun bukan dari bidang ekonomi, dirinya memiliki minat yang cukup besar terhadap dunia trading. Karir trading Joe dimulai pada tahun 1967 setelah menyelesaikan pendidikan perguruan tingginya. Ketika itu ia serius menggeluti dunia trading pada perdagangan saham dan option. Baru pada tahun 1980 Joe terlibat dalam perdagangan kontrak komoditi karena strategi tradingnya mampu menghasilkan profit yang lebih besar dibandingkan saat ia bertransaksi produk lain.

Selain dipandang sebagai pembicara kawakan, Joe juga dikenal sebagai pengarang buku mengenai trading. Karyanya yang paling laris adalah “Dinapoli Levels”, terbitan tahun 1997. Buku ini menjadi panduan wajib bagi pada trader yang ingin mempelajari teknik trading dengan menggunakan indicator Fibonacci. Sepanjang labih dari 25 tahun, Joe telah menjadi pembicara dan pengajar dari 23 negara, seperti Amerika Serikat, Eropa, Asia, Rusia, Timur Tengah & Afrika Selatan. Selama beberapa hari dalam setiap tahun ia juga menyempatkan mengadakan ‘private tutoring’ kepada bebrapa orang di ruang tradingnya. Kiprah Joe di bidang studi teknikal tidak bisa diragukan karena ia terdaftar sebagai Certified Technical Analyst.

Di kalangan pelaku pasar, Joe dikenal sebagai sosok trader sukses karena mampu membaca arah pasar secara akurat dengan memakai indicator ciptaannya sendiri. Indicator buatannya adalah pengembangan dari indicator yang sudah ada. Teknikal Dinapoli Levels sendiri merupakan sebuah pengembangan dari Fibonacci, yang mampu memberi petunjuk mengenai level support dan resisten utama. Lebih lanjut, ia juga mengembangkan MACD dan Oscilator Predictor guna membaca volatilitas pasar dan tren. Dalam hal ini, Joe menggunakan MACD Predictor sebagai penentu level stop loss.

Perkenalan Joe Dinapoli dengan teori Fibonacci dimulai pada tahun 1985. Ketika itu, ia merasa bahwa mempelajari Fibonacci adalah suatu hal yang sia-sia, bahkan Joe berpikir bahwa indicator ini sangat tidak berguna. Tetapi kemudian ia memahami bahwa anggapan itu ternyata salah besar setelah seorang kawan membuka matanya. 

Dari Fibonacci, Joe justru berhasil mengembangkan indicator pribadinya. Dinapoli Levels yang sangat aman membantu dalam aktivitas trading. Sepanjang perjalanan karir puluhan tahun, Joe menemukan bahwa kunci dari kesuksesan seorang trader adalah dengan mengikuti rencana trading tertulis secara disiplin, kemampuan money management yang bagus dan tidak terlalu banyak berpikir. 

Rencana trading adalah langkah-langkah berurutan yang terorganisir untuk mencapai tujuan. Walaupun nantinya setelah mengikuti rencana trading tersebut, trader mengalami kerugian. Namun menurut Joe, kehilangan uang adalah bagian seni ber-trading. Bila seseorang mampu mengikuti rencana tradingnya, maka ia layal disebut sebagai trader yang bagus. Seperti yang selalu ia katakana, ketika anda tidak mematuhi rencana awal, berapa pun jumlah dana yang anda kelola, maka anda tetap tidak akan mampu mempertahankan uang tersebut.

Kemampuan money management yang bagus sangat berpengaruh pada keberhasilan seorang trader. Kemampuan ini merupakan aspek terpenting dari aktivitas trading. Joe sempat berbagi cerita tentang pengalaman salah satu muridnya. Seorang murid Joe dikenal sangat pintar dan mampu menyerap semua ilmu Dinapoli dengan cepat. 

Setelah masa pelatihan usai, sang murid mampu melakukan trading dengan baik dan menghasilakan pendapatan yang besar. Namun pada suatu saat, murid ini sudah merasa mampu membaca pasar dengan baik sehingga ia mulai memperbesar lot-nya. Padahal jumlah margin yang ia miliki tidak cukup aman untuk melakukan trade sebesar itu. Akhirnya, murid Joe tersebut kehilangan semua uang karena pasar ternyata berlawanan dengan posisinya.

Begitu banyak hal menarik bisa diambil dari pengalaman Joe Dinapoli. Ia mempunyai semboyan yang selalu ia tempelkan pad dinding ruang tradingnya yang berbunyi “We’re all just 1 trade away from humility”. Dalam dunia trading, satu kesalahan saja seperti tidak disiplin dalam mematuhi rencana trading dan money management, maka seseorang bisa kehilangan seluruh uangnya hanya dalam 1 posisi trading.

Selain itu, DiNapoli juga menyebutkan faktor-faktor penting yang menentukan kesuksesan trading adalah pengetahuan pasar secara umum, indikator trading utama untuk melakukan analisa FOREX, disiplin pengalaman, software trading yang berkualitas, pemahanamn tentang manajemen keuangan, modal awal, fokus, ketersediaan waktu, keuletan, dan Selera humor yang bagus.

Munehisa Homma (1724-1803) pencipta chart candlestick | Kisah Sukses


Para trader dan investor yang telah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan investasi, menjadi konsultan, komentator di berbagai media investasi dan bisnis, mengembangkan software trading, menulis buku, dan lain sebagainya.

Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan mereka tentang dunia trading dan investasi.

Munehisa Homma – trader abad 18, pencipta chart candlestick

Munehisa Homma (1724-1803), trader Jepang yang terkenal pada jamannya, adalah orang yang menciptakan chart candlestick yang sekarang digunakan di seluruh dunia. Mungkin ia adalah pelopor dalam analisa teknikal jauh sebelum trader dari benua Eropa dan Amerika menggunakannya. 

Menurut rumor, hasil profit dari trading yang telah dibukukan Homma setara dengan US$ 10 milyard nilai sekarang. Munehisa Homma trading pada komoditi beras, salah satu komoditi andalan di Jepang saat itu. 

Karena kemampuan analisa dan prediksinya sangat mumpuni, Homma diangkat menjadi penasehat keuangan pemerintah Jepang dalam 4 hari dan memperoleh gelar kehormatan samurai. Menurut rumor pula, Homma pernah membukukan profit dalam 100 kali trade secara berturut-turut. 

Mungkin pergerakan harga waktu itu tidak serumit sekarang dan perilaku para pelaku pasar juga berbeda, tetapi bagaimanapun Homma adalah satu diantara trader pada saat itu yang telah berhasil mensiasati pasar dengan kemampuan analisanya. Ide menciptakan indikator yang bisa digunakan untuk memprediksi arah trend adalah gagasan yang cemerlang.

Dalam bukunya yang telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa ‘The Fountain of GoldThe Three Monkey Record of Money’ (ditulis pada tahun 1755) ia menulis bahwa aspek psikologi berperan penting dalam menentukan keberhasilan trading, dan emosi para pelaku pasar sangat menentukan fluktuasi harga komoditi beras. Ia juga memberikan catatan bahwa ketika pergerakan harga bearish adalah waktu yang tepat untuk masuk pasar karena sesudahnya pasti akan naik dengan tajam, dan sebaliknya.

Pada mulanya Homma membuat catatan harga penutupan beras setiap hari pada kertas kulit dengan maksud untuk menentukan trend arah pasar. Dalam perkembangan selanjutnya, ia juga mencatat harga pembukaan, harga tertinggi dan terendah setiap hari dan menggambarkannya seperti pola candlestick yang ada sekarang. Setelah ia tahu bahwa candlestick ciptaannya banyak digunakan oleh sesama trader ia memberikan beberapa nama pada pola-pola tertentu seperti yang kita ketahui sekarang, seperti doji, harami, marubozu dan lainnya.

Homma menulis beberapa buku, dan khusus untuk candlestick ia jelaskan dalam sebuah bukunya dengan sebutan ‘Sakata Rules’. ‘Sakata Rules’ yang menjelaskan pola-pola candlestick dan cara menggunakannya adalah dasar analisa charting candlestick saat ini. 

Karena pada saat itu belum ditemukan indikator teknikal seperti RSI, stochastic dan sebagainya, maka bisa dikatakan Homma trading dengan price action murni, yang masih relevan hingga kini.

Bagi Munehisa Homma, pola candlestick sangat bermanfaat untuk menentukan arah pergerakan harga beras, dan bagi trader masa kini, ciptaan Homma yang telah berusia 250 tahun ini sangat berguna untuk menganalisa pergerakan harga pasar, tidak hanya pasar komoditi, tetapi juga pasar saham, futures dan forex.

Apa yang dapat kita petik dari kisah singkat sang legendaris satu ini, pencipta Candlestic wow,, aku ciptakan apa ya ?? aku ciptakan cinta buat kamu aja deh.. he_e :D  

Ada satu persamaan tehnik SEO dengan sang lagenda, yaitu menentukan harga terendah dan harga tertinggi sehingga menjadi sebuah pola-pola candelstic, apakah ini kebetulan ???

Saatnya membuka tabir rahasia yang tersembunyi.

Salam.

Ralph Nelson Elliot 28 Juli 1871 | Secret Of Elliot Wave

Teori Elliot Wave - Ralph Nelson Elliot 28 Juli 1871


Ditemukan atau diciptakan oleh seorang berkebangsaan Amerika. Ralph Nelson Elliot, lahir pada tanggal 28 Juli 1871 Marysville, Amerika. Karirnya sebagai akuntan profesional membuat Elliot terbiasa dengan data, angka, dan statistik. Hal ini pula yang pada akhirnya membuat Elliott menemukan sistem analisa pergerakan harga(saham, forex, dsb) yang sekarang ini sangat populer dikalangan para trader.

Teori yang ditemukan oleh Elliot ini bukan jadi dalam sehari/bulan atau tahun. Namun telah menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidupnya(75 Tahun). 

Sistem analisa ini(teori) sekarang dikenal dengan 'Elliot Wave', yang diterbitkan dalam judul buku 'The Wave Principal'. Secara garis besar Elliot mengemukakan bahwa 'Saham, pasar diduga berperilaku kacau atau tidak menentu, padahal Tidak'. Lebih lanjut Elliot menemukan bahwa pola perdagangan di pasar selalu bergerak dalam siklus yang berulang.

Ayunan harga ke atas dan kebawah disebabkan oleh kumpulan psikologi kolektif dari trader dan ayunan ini oleh Elliott disebut dengan 'Wave' atau gelombang, dan yg menarik Elliot menyatakan bahwa gelombang ini akan berulang dalam pola-pola yang sama, dan dia yakin bila Anda mampu mengidentifikasi gelombang maka Anda dapat memprediksi kemana arah harga selanjutnya.

Apa yang dikemukakan oleh Elliot ini tak ayal membuat para trader sangat tertarik. Dengan teori ini seakan sangat mudah bagi trader untuk melihat titik-titik dimana harga kemungkinan di posisi paling mahal atau murah, atau dengan kata lain, hal ini memungkinkan trader untuk menangkap informasi puncak dan dasar dalam istilah simple ( Trend, Koreksi, Sidway ).

Tidaklah mudah memahami dan mempelajari sesuatu yang belum kita ketahui, adakalanya kita merenungkan kembali apa yang sebelumnya orang lakukan melalui perjuangan yang melelahkan bayangkan Ralph Nelson Elliot selama 75 Tahun menghabiskan waktunya untuk menyempurnakan sebuah teori melalui analisa dan riset yang saya rasa tidak mungkin terjangkau oleh orang-orang saat ini. ketahuilah Mutiara yang berkilau pun terbentuk melalui peroses asahan yang menyakitkan.

ForexSEO hadir kembali setelah 14 April 2009 untuk membahas kembali dan memperdalam berbagai macam analisa, analisa, strategi dan indikator dalam trading forex, semoga apa yang anda citakan terwujud dengan baik.

Salam. 

Selalu Bersyukur dan Bersabar | Motivasi dan Inspirasi


Betapa banyak orang yang terkesima dengan kilauan harta orang lain. Tidak pernah merasa cukup dengan harta yang ia miliki. Jika sudah mendapatkan suatu materi dunia, dia ingin terus mendapatkan yang lebih. Jika baru mendapatkan motor, dia ingin mendapatkan mobil kijang. Jika sudah memiliki mobil kijang, dia ingin mendapatkan mobil sedan. Dan seterusnya sampai pesawat pun dia inginkan. Itulah watak manusia yang tidak pernah puas.

Sikap seorang muslim yang benar, hendaklah dia selalu melihat orang di bawahnya dalam masalah harta dan dunia. Betapa banyak orang di bawah kita berada di bawah garis kemiskinan, untuk makan sehari-hari saja mesti mencari utang sana-sini, dan masih banyak di antara mereka keadaan ekonominya jauh di bawah kita. Seharusnya seorang muslim memperhatikan petuah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini.

Suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan nasehat kepada Abu Dzar. Abu Dzar berkata, 

“Kekasihku yakni Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah tujuh perkara padaku, (di antaranya): [1] Beliau memerintahkanku agar mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka, [2] beliau memerintahkanku agar melihat orang yang berada di bawahku (dalam masalah harta dan dunia), juga supaya aku tidak memperhatikan orang yang berada di atasku.
(HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

“Jika salah seorang di antara kalian melihat orang yang memiliki kelebihan harta dan bentuk (rupa) [al kholq], maka lihatlah kepada orang yang berada di bawahnya.” 
(HR. Bukhari dan Muslim) 


Ibnu Hajar mengatakan, “Yang dimaksud dengan al khalq adalah bentuk tubuh. Juga termasuk di dalamnya adalah anak-anak, pengikut dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kenikmatan duniawi.” (Fathul Bari, 11/32)

Lihat gambar dibawah ( baca pelan pelan dgn seksama )..buka mata kita semua ....

Anak yatim piatu mereka terlahir tidak sempurna .. tidak ada kasih sayang dan manjaan dari ayah,
hilangnya buaian dan kehangatan ibu .. tangan tangan mungil dan kecil mereka yang sangat lemah..
mencoba mengais ngais makanan untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah kerasnya dunia yang kejam ini


Jangan menutup mata kita .. pandanglah foto ini baik baik bayangkan.. bahwa nasib anak kandung kita ..putra dan putri kita sama seprti mereka ..tiba tiba mereka terpisah dari kita dan hidup sendirian dijalanan lihaaaat baik-baik tetes tetes air mata anak kita yang keluar .. mereka sakiit di jalanan.. tanpa ada satu orangpun yang mau mempedulikannya..mereka hanya mampu kedinginan dengan berselimut malam yang gelap dijalanan.

Mengais-ngais sedikit makanan di sampah dan terkadang harus menerima pukulan dari org orang kasar yang mengusirnya, memaki , membentak nya dan anak kesayangan kita hanya mampu berjalan pergi terseok sambil menangis meneteskan air matanya bayangkan Mereka anak kandung kita yang sesungguhnya yang tidak bisa sekolah karena gk ada biaya .. dimana kita ...berada ??? kemana kita ???.. butakah mata kita ???... 

semua jawaban ada pada hati nurani anda..

Ada Mukjizat dibalik Sedekah untuk Sukses dan kaya


Ada sebuah kisah yang kalau tak salah saya dapat dari Pak Jalaluddin Rakhmat tentang seorang yang ditunda kematiannya karena bersedekah. Suatu ketika rasulullah sedang duduk bersama para sahabat. Lalu melintaslah seorang yang memanggul kayu bakar. Tiba-tiba Rasulullah berkata kepada para sahabat, “Orang ini akan meninggal nanti siang.”

Sorenya ketika Rasulullah duduk bersama para sahabat, melintaslah orang tersebut. Maka dipanggillah orang tersebut oleh rasul dan ditanya, “Aku diberitahu (malaikat) tadi pagi bahwa kamu akan menemui ajal siang tadi. Tapi kulihat kamu masih segar bugar. 

Apa yang telah kamu lakukan?” Kemudian orang itu berkisah bahwa tadi pagi dia membawa bekal makan siang. Lalu di tengah jalan bekal itu dia sedekahkan kepada orang yang membutuhkan. 

Selanjutnya, kata orang itu, saat kayu-kayu bakar diletakkan tiba-tiba seekor ular hitam keluar dari dalamnya. Rasulullah kemudian menjelaskan bahwa ular itulah yang sedianya akan mematuk orang tersebut, namundia berpindah takdir karena sedekahnya menghidarkan dia dari bahaya tersebut.

Kisah itu menunjukkan keutamaan sedekah yang bisa menghindarkan diri dari bahaya, sekaligus menujukkan bahwa cara Tuhan membalas sedekah tidak dalam bentuk dan jalan yang kita.
Dan kalau begitu kita harus mulai rajin bekerja dan mencari uang. Lalu hasilnya kita mulai bersedekah, karena janji Allah bahwa sedekah layaknya sebuah investasi yang PASTI akan di jamin keuntungannya berlipat ganda.

Pernahkah kita mendengar, banyak di antara orang kaya dan sukses di karenakan mereka rela memberi (bersedekah)? Karena  ada sebuah makna yang terkandung dari sedekah yaitu semakin banyak apa yang di sumbangan itu maka akan kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat.

Namun hanya sedekah yang tulus lah yang akan menggetarkan semesta. Jadi tidak semua pemberian akan memberikan efek pengembalian yang diharapkan. Tentu saja ini bukan sok merasa lebih tahu tentang cara yang disukai Tuhan, ini adalah berbagi pengalaman apa yang mereka rasakan. 

Berikut ini cara bersedekah (menyumbang) yang mereka rasakan mampu menggetarkan spiritualitas mereka :

Pertama

Bersedekahlah saat merasa ingin bersedekah, jangan sampai merasa terpaksa. Bila saat bersedekah kita justru merasa kesal, maka akan tertanam di bawah sadar bahwa bersedekah itu tidak enak, bahkan mengesalkan. Mungkin seperti kalau kita bayar parkir kepada preman di pinggir jalan. Ada perasaan terpaksa, tak berdaya, bahkan dirampok. Bukan karena besar kecilnya nilai uang, tapi rela tidaknya perasaan saat memberikan sumbangan. Kalau anda sedang suntuk, tunggu sampai hati lebih riang. Memberi dengan berat hati akan memberi asosiasi buruk ke alam bawah sadar.

Kedua

Bersedekahlah kepada sesuatu yang disukai sehingga hati Anda tergetar karenanya. Mungkin suatu ketika Anda ingin menyumbang yatim piatu, di waktu lain mungkin menyumbang perbaikan jembatan, mungkin pelestarian satwa yang hampir punah, mungkin disumbangkan untuk modal usaha bagi seorang pemula. Intinya adalah Anda sebaiknya menyedekahkan pada hal yang membuat perasaan Anda tergetar. Setiap orang akan berbeda. Seringkali seseorang menyumbang ke tempat ibadah, tapi hatinya tidak sejalan, hanya karena kebiasaan. Menyumbang yang tak bisa dihayati tak akan menggetarkan kalbu.

Ketiga

Bersedekahlah dengan sesuatu yang bernilai bagi Anda. Kebanyakan wujudnya adalah uang, namun lebih luas lagi adalah benda yang juga anda suka, pikiran, tenaga, ilmu yang anda suka. Dengan menyumbang sesuatu yang anda sukai, membuat anda juga merasa berharga karena memberikan sesuatu yang berharga.

Keempat

Bersedekahlah dalam kuantitas yang terasa oleh perasaan. Bagaimana rasanya memberi sedekah 25 rupiah? Bagi kebanyakan orang nilai ini sudah tidak lagi terasa. Untuk seseorang dengan gaji 1 juta, maka 50 ribu akan terasa. Bagi yang perpenghasilan 20 juta, mungkin 1 juta baru terasa. Setiap orang memiliki kadar kuantitas berbeda agar hatinya tergetar ketika menyumbang. Nilai 10 persen biasanya menjadi anjuran dalam sedekah (bukan wajib), mungkin karena sejumlah nilai itulah kita akan merasakan ‘beratnya’ melepas kenikmatan.

Kelima

Menyumbang anonim akan memberi dampak lebih kuat. Ini erat kaitannya dengan ketulusan, walaupun tidak anonim juga tak apa-apa. Dengan anonim lebih terjamin bahwa kita hanya mengharap balasan dari Tuhan (ikhlas).

Keenam

Bersedekah tanpa pernah mengharap balasan dari orang yang anda beri. Yakinlah bahwa Tuhan akan membalas, tapi tidak lewat jalan orang yang anda beri. Pengalaman para pelaku kebanyakan menunjukkan bahwa balasan datang dari arah yang lain.

Ketujuh

Bersedekahlah tanpa mengira bentuk balasan Tuhan atas sedekah itu. Walaupun banyak pengalaman menunjukkan bahwa kalau bersedekah uang akan dibalas dengan uang yang lebih banyak, namun kita tak layak mengharap seperti itu. Siapa tahu sedekah itu dibalas Tuhan dengan kesehatan, keselamatan, rasa tenang, dll, yang nilainya jauh lebih besar dari nilai uang yang disedekahkan.

Demikian berbagai hal yang berkaitan dengan prinsip bersedekah. Prinsip-prinsip ini sangat sesuai dengan petunjuk rasulullah Muhammad berkaitan dengan sedekah dan keutamaannya. Kalau tak salah, ada hadits yang menyatakan bahwa tak akan menjadi miskin orang yang bersedekah. Dijamin.

Friday, 1 January 2016

Seberapa jauh kamu mengenal Tuhan Mu ? | Motivasi dan Inspirasi

Hening. Mata ini masih terjaga, padahal detik demi detik jarum jam terus bergulir, hingga tak terasa hampir larut malam. Ku bertanya pada hati, mungkin ada yang salah dalam diri ini entah ada amalan yaumiah yang belum aku kerjakan ataukah… Masih ku terdiam.

Ternyata… Tilawah belum aku bereskan, sedekah belum aku tunaikan, membaca buku pun belum aku tamatkan… Astaghfirullah, pantas saja hati ini tak tenang dan ada yang kurang, Ruhiyah kita belum terisi, sewajarnya ia meminta Hak nya !!!

Memang Semangat Hidup akan terasa jika antara Ruhiyah dan Jasmaniyah kita terpenuhi hak nya, Masyaallah… Hingga aku tertegun dan disadarkan oleh-Nya, segera aku ambil Mushaf untuk Tilawah. Lumayan, masih ada setengah jam menuju tengah malam… Ku habiskan satu juz dalam hening nya malam, Subhanallah, Indah, Nikmat, Damai dan Tentram. Mulai lah hati ini tersirami oleh Rahmat-Nya, tak ayal napas pun mulai bisa ku kendalikan, detak jantung ini terasa stabil dan kembali… Allah sedang ingin berbicara dengan aku, yaa… Saat diri ini terlenakan oleh dunia, otomatis hawa nafsu dan egoisme diri pun memuncak, hati tak tenang, makan tak enak, tidur pun tak nyenyak, menjalankan agenda pun tak Ikhlas, Astaghfirullah… Bersyukur saat ini aku masih disadarkan oleh-Nya. Usai tilawah, mata ini ternyata masih sulit untuk dipejamkan… Khusnudzhan saja, pasti Allah masih merindukan ku, memberi kesempatan padaku untuk menyadari semua yang telah engkau lakukan hari ini. Aku terdiam, orang-orang sukses bilang, sempatkan lah waktu mu untuk ber-Muhasabah sebelum kau tertidur… Mungkin inilah tindakan selanjutnya yang harus aku lakukan. Aku mulai menarik nafas… Mengosongkan pikiran, melembutkan hati, menstabilkan tarikan napas, mata ku terpejam…


…………….. Gelaaaaaaap !!! Gelaaaaaap !!! Gelaaaaaap !!!,

Ya Rabb, sungguh besar nikmat dan rahmat Mu, kau curahkan semua itu kepada hamba,

Anugerah Mu tak terbatas, Mata ini, yang dengan nya hamba bisa melihat Ciptaan Mu yang luar biasa Indah, tapi lebih banyak hamba melakukan maksiat, melihat yang bukan hak nya… Telinga ini, yang dengan nya hamba bisa mendengar segala suara merdu dari para hafidz Al-Qur’an, tapi lebih banyak hamba gunakan untuk mendengarkan yang tak sepantas nya didengar… Mulut ini, yang harus nya digunakan untuk melantunkan kalimat-kalimat Mu, malah lebih sering digunakan untuk membicarakan orang lain…

Aku masih tertegun, mentadabburi diri… Sampai pikiran ku terbayang dengan 2 orang hebat, yaa merekalah yang menantarkan aku hingga sekarang, yang dengan rintihan doa nya selau tak pernah bosan mendoakan, yang kasih sayang nya tak kan pernah bisa terbalas, pengorbanan nya tak diragukan, perjuangan nya begitu mengesankan, tabah nya hati mereka tak tertandingi, sabar dan ikhlas nya hati mereka yang suci….Ya mereka lah kedua orang tua ku, takkan ada yang bisa menyamai mereka, bangga aku menjadi bagian dari mereka, dan satu pertanyaan muncul… “Sudahkah kau bahagiakan mereka ?” | Dengan kuliah mu saat ini yang masih acak-acakan, agenda mu yang masih ga karuan, masih kau pergunakan waktu untuk bersantai ria, lantas uang jajan mereka kirimkan tiap bulan nya, | Seberapa sering kau menghubungi kedua nya ? Menanyakan kabar mereka, keadaan mereka, seberapa sering ? Ataukah kau lupa akan perjuangan mereka disana, yang dengan “Khusnudzhan nya” mereka yakin bahwa saat ini kamu jauh dari mereka itu sedang belajar, sedang kuliah, sedang mencari ilmu, sedang menata kesuksesan, tapi… Apakah kenyataan nya ? Kau masih belum bisa menjaga dan  melaksanakan amanah mu untuk Kuliah disini !!!

Tak sadar air mata ku mulai menetes… Ku pandangi foto keduanya, yang mungkin sekarang wajah mereka mulai berubah, karena dimakan usia. “Maafkan aku Maaah, Paaaah… Belum bisa menyenangkan hati, masih belum mandiri, masih merepotkan, sering membuat cemas, belum bisa memberikan yang terbaik…”. Mulai ku kenang saat-saat kebersamaan dengan mereka…

“Aku ingat ketika sebelum aku pergi untuk kuliah dan hidup di Kota orang, dengan lirih kalian berpesan… “Jagalah diri aa’ baik-baik disana, tak bisa lagi aa’ sembarangan dalam bertindak, semua nya harus dilakukan sendiri, mamah tak bisa lagi menyiapkan sarapan untuk aa’, membangunkan aa’ untuk shalat subuh, membangunkan aa’ untuk sahur puasa senin-kamis, meyiapkan cemilan saat aa’ belajar, mencuci pakaian aa’ dan…. Mengalir deras air mata nya,…”. Begitu pun mamah disini, tak ada lagi yang membantu membersihkan rumah, mengepel lantai, menyapu pekarangan, menguras bak dan kolam ikan, *sungguh, inilah saat yang membuat ku takut berpisah dengan mereka… Lalu ku tengok ayah, dengan tegar mulai berbicara, “Hati-hati dengan lingkungan mu disana, jangan lah terbawa arus, pandai-pandailah mawas diri, karena semata adanya kamu disana adalah untuk kebaikan mu juga, Ayah dan Ibu disini membiayai kamu, yaa untuk kebaikan mu juga kedepan… Jangan pikirkan masalah biaya, biar ayah yang urus, fokus saja dengan kuliah mu nanti disana…”. Memoar ini yang menjadi momentum aku untuk serius belajar dan menuntut ilmu nanti disana, menata kesuksesan dan bisa bermanfaat untuk orang lain…

Kemudian, flashback tadi menjadi energi positif bagi diri ini… Yaaah, aku mulai menyadari ternyata telah banyak perubahan yang terjadi padaku, baik itu secara fisik, tingkah laku, sikap dan perbuatan. Aku berdiri, menatap cermin…

Disana ada seseorang, yang mungkin selama ini kau lupakan…

Kau tak peduli dengan nya, padahal…

Dia selalu membersamai perjuangan mu, selalu setia menemani setiap agenda mu,

Dia selalu ada tanpa kau dasari, tapi kau melupakan keberadaannya,

Dia selalu sabar menanti mu, untuk diajak berdiskusi tentang semua pengalaman yang kau alami,

Dia selalu tabah dalam menyikapi semua sikap mu, selalu dan selalu…

Yaaa, dia itu adalah DIRI MU SENDIRI !!!

Seberapa Kenal kamu dengan nya ? Seberapa dekat kamu dengan nya ? Seberapa akrab kamu dengan nya ? Seberapa yakin kau akan potensi nya ? Seberapa jauh kau menjalin persahabatan dengan nya ?

Cobalah tatap mata itu, mata yang setia membersamai mu dalam setiap agenda,

Cobalah kau tatap wajah itu, seberapa banyak terjadi perubahan pada nya ?

Cobalah kau tengok hati mu… Mungkin dia sedang terpuruk, terasingkan, terabaikan…

Berdamailah dengan diri mu sendiri… Kenalilah diri mu sendiri, maka kau pun akan yakin bersama DIA kau akan menggapai kesuksesan kelak… ^_^

Lantunan Istighfar terus menghiasi setiap kata yang terucap, ternyata memang perlu yang namanya Muhasabah Diri… Karena disana kau bisa menemukan titik dimana kau merasakan yang namanya “Sakit, sendiri, serba salah… Hingga Allah lah tempat kita bersandar selanjut nya, tak ada lagi tempat kecuali memohon kepadaNya…”

Pancaran semangat itu kembali, aku menyaksikan cahayaNya muali kembali masuk membersamai setiap desahan napas ini…

Indah dan Nikmat ketika diri ini dekat dengan sang Pemilik Hati, karena memang yang namanya hati itu sifat nya bolak-balik dan tidak stabil, maka Muhasabah inilah menjadi wasilah menstabilkan hati,



















Mari bersama, sempatkanlah waktu mu untuk Bermuhasabah, mengenali diri mu sendiri, mengenali semua orang-orang disekitarmu, mengenali potensi terbaik mu dan mengenali Tuhan mu. Masyaallah, semoga hati ini selalu terpaut dalam agama Mu yaa Rabb, mengantarkan hamba untuk terus selalu bersyukur terhadap apa yang hamba dapatkan, menjadi hamba yang pandai bersyukur dan selalu merasa diawasi oleh Mu… Aamiin,