Saturday, 2 January 2016

Selalu Bersyukur dan Bersabar | Motivasi dan Inspirasi


Betapa banyak orang yang terkesima dengan kilauan harta orang lain. Tidak pernah merasa cukup dengan harta yang ia miliki. Jika sudah mendapatkan suatu materi dunia, dia ingin terus mendapatkan yang lebih. Jika baru mendapatkan motor, dia ingin mendapatkan mobil kijang. Jika sudah memiliki mobil kijang, dia ingin mendapatkan mobil sedan. Dan seterusnya sampai pesawat pun dia inginkan. Itulah watak manusia yang tidak pernah puas.

Sikap seorang muslim yang benar, hendaklah dia selalu melihat orang di bawahnya dalam masalah harta dan dunia. Betapa banyak orang di bawah kita berada di bawah garis kemiskinan, untuk makan sehari-hari saja mesti mencari utang sana-sini, dan masih banyak di antara mereka keadaan ekonominya jauh di bawah kita. Seharusnya seorang muslim memperhatikan petuah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini.

Suatu saat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan nasehat kepada Abu Dzar. Abu Dzar berkata, 

“Kekasihku yakni Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintah tujuh perkara padaku, (di antaranya): [1] Beliau memerintahkanku agar mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka, [2] beliau memerintahkanku agar melihat orang yang berada di bawahku (dalam masalah harta dan dunia), juga supaya aku tidak memperhatikan orang yang berada di atasku.
(HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

“Jika salah seorang di antara kalian melihat orang yang memiliki kelebihan harta dan bentuk (rupa) [al kholq], maka lihatlah kepada orang yang berada di bawahnya.” 
(HR. Bukhari dan Muslim) 


Ibnu Hajar mengatakan, “Yang dimaksud dengan al khalq adalah bentuk tubuh. Juga termasuk di dalamnya adalah anak-anak, pengikut dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kenikmatan duniawi.” (Fathul Bari, 11/32)

Lihat gambar dibawah ( baca pelan pelan dgn seksama )..buka mata kita semua ....

Anak yatim piatu mereka terlahir tidak sempurna .. tidak ada kasih sayang dan manjaan dari ayah,
hilangnya buaian dan kehangatan ibu .. tangan tangan mungil dan kecil mereka yang sangat lemah..
mencoba mengais ngais makanan untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah kerasnya dunia yang kejam ini


Jangan menutup mata kita .. pandanglah foto ini baik baik bayangkan.. bahwa nasib anak kandung kita ..putra dan putri kita sama seprti mereka ..tiba tiba mereka terpisah dari kita dan hidup sendirian dijalanan lihaaaat baik-baik tetes tetes air mata anak kita yang keluar .. mereka sakiit di jalanan.. tanpa ada satu orangpun yang mau mempedulikannya..mereka hanya mampu kedinginan dengan berselimut malam yang gelap dijalanan.

Mengais-ngais sedikit makanan di sampah dan terkadang harus menerima pukulan dari org orang kasar yang mengusirnya, memaki , membentak nya dan anak kesayangan kita hanya mampu berjalan pergi terseok sambil menangis meneteskan air matanya bayangkan Mereka anak kandung kita yang sesungguhnya yang tidak bisa sekolah karena gk ada biaya .. dimana kita ...berada ??? kemana kita ???.. butakah mata kita ???... 

semua jawaban ada pada hati nurani anda..

No comments:

Post a Comment